Wednesday, November 14, 2018

Sistem Pertahanan Tubuh

Pengertian Sistem Pertahanan Tubuh



      
      Sistem pertahanan tubuh (sistem imunitas) adalah sistem pertahanan yang berperan dalam mengenal, menghancurkan, serta menetralkan benda-benda asing atau sel-sel abnormal yang berpotensi merugikan bagi tubuhKemampuan tubuh untuk menahan atau menghilangkan benda asing serta sel-sel abnormal disebut imunitas (kekebalan).

Apa fungsi Sistem Pertahanan Tubuh?

      Sistem pertahanan tubuh memiliki fungsi :

  1. Mempertahankan tubuh dari patogen invasif (dapat masuk ke sel inang), misalnya virus dan bakteri.
  2. Melindungi tubuh terhadap suatu agen dari lingkungan eksternal yang berasal dari tumbuhan dan hewan(makanan tertentu, serbuk sari, dan rambut binatang) serta zat kimia(obat-obatan dan polutan).
  3. Menyingkirkan sel-sel yang sudah rusak akibat suatu penyakit atau cedera, sehingga memudahkan penyembuhan luka dan perbaikan jaringan. 
  4. Mengenali dan menghancurkan sel abnormal(mutan) seperti kanker.
Bagaimana mekanisme sistem pertahanan tubuh dalam melindungi tubuh?

Ada dua mekanisme sistem pertahanan tubuh yaitu:
  1. Pertahanan nonspesifik (alamiah)
  2. Pertahanan spesifik (adaptif)
Mekanisme pertahanan nonspesifik
Mekanisme pertahanan spesifik
Pertahanan pertama
Pertahanan ke-2
Pertahanan ke-3
Ø  Kulit
Ø  Membran mukosa
Ø  Rambut hidung dan silia
Ø  Cairan sekresi dari kulit 
   dan membran mukosa
Ø  Inflamasi
Ø  Sel-sel fagosit
Ø  Protein antimikroba
Ø  Limfosit
Ø  Antibodi


      Pertahanan nonspesifik merupakan imunitas bawaan sejak lahir, berupa komponen normal tubuh yang selalu ditemukan pada individu sehat, dan siap mencegah serta menyingkirkan dengan cepat antigen yang masuk ke dalam tubuh. Pertahanan ini disebut nonspesifik karena tidak ditujukan untuk melawan antigen tertentu, tetapi memberikan respon langsung terhadap berbagai antigen untuk melindungi tubuh.
      Pertahanan spesifik merupakan sistem kompleks yang memberikan respon imun terhadap antigen yang spesifik. Antigen spesifik contohnya bakteri, virus, toksin, atau zat lain yang dianggap asing. Pertahanan spesifik mampu mengenal benda asing bagi dirinya dan memiliki memori terhadap kontak sebelumnya dengan suatu agen tertentu sehingga jika antigen yang sama masuk ke dalam tubuh untuk kedua kalinya, maka akan segera dikenal dan dihancurkan lebih cepat.

Perbedaan pertahanan nonspesifik dengan pertahanan spesifik
No
Objek Pembeda
Pertahanan Nonspesifik
Pertahanan Spesifik
1
Mekanisme kerja
Cepat
Lebih lambat
2
Waktu respon
Menit hingga jam, selalu siap
Dalam hitungan hari, tidak siap sampai terpajan alergen
3
Pajanan (kontak dengan antigen)
Tidak perlu
Harus ada pajanan sebelumnya
4
Respons memori
Tidak ada
Memori menetap, respons lebih baik pada infeksi serupa berikutnya
5
Resistensi
Tidak berubah karena infeksi
Membaik oleh infeksi berulang (memori)
6
Sasaran reaksi
Pada umumnya efektif terhadap semua mikroba
Spesifik terhadap mikroorganisme yang sudah dikenali sebelumnya
7
Protein darah
Komplemen
Limfosit
8
Komponen cairan darah
Banyak peptida antimikroba dan protein
Antibodi

  
Limfosit
 


Berikut video tentang sistem pertahanan tubuh manusia:






 

Pages